FUI Tolak Sertifikasi Ulama

Orasi masa FUI di depan gedung DPRD Garut

 

Orasi masa FUI di depan gedung DPRD Garut

VID_20170220_131417

Ratusan masa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Garut lakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Garut.

Masjo koordinator lapangan menjelaskan bahwa “Tujuan kami datang ke gedung wakil rakyat ini, untuk mengajukan beberapa tuntutan kepada Dewan, di antaranya menolak adanya rencana sertifikasi ulama karena hal ini akan mengakibatkan terjadinya pengkeredilan terhadap ulama di Kabupaten Garut khususnya,” Senin (20/02/17).

“Selain itu, kami menuntut upaya proses hukum terkait kasus penghinaan terhadap ulama KH Maruf Amin, dan kami mempertanyakan Ahok yang diaktifkan kembali sebagai Gubernur DKI jakarta, sera yang terpenting, kami meminta kejelasan terkait tenaga kerja asing yang ilegal di kabupaten Garut,” tegasnya.

Unjuk rasa ratusan masa FUI yang merupakan gabungan dari ormas islam di Garut diterima langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Garut Asep de Maman.

Usai menerima audiensi. Asep de maman menjelaskan maksud dan tujuan FUI “jadi kedatangan FUI ini meminta kejelasan mengenai TKA ilegal yang ada dibeberapa perusahaan di Garut, selain itu FUI juga menyampaikan penolakan terkait sertifikasi ulama dan khotib, namun menurut asep sertifikasi ulama itu hanya wacana karena sampai saat ini belum ada intruksi khusus dari kementrian agama”.

Kami akan tampung seluruh aspirasi yang digulirkan oleh FUI yang selanjutkan akan dibahas didalam rapat komisi,” pungkasnya.
(Rohman)