Kampung kendang Sinetron Warga Garut

Sutradara sinetron kampung saat konferensipers

Sinetron Komedi (Sitkom) Kampung Kendang, seluruh pengambilan gambarnya dilakukan di Kabupaten Garut. Sebab, Garut merupakan salah satu kota yang memiliki beraneka ragam budaya dan destinasi wisata. Bukan saja dijadikan sebagai lokasi pengambilan gambar melainkan Produser, Sutradara dan pemerannya hampir 25% merupakan orang Garut asli.

“Lingkungan Garut  Memang masih bersih dan sangat cocok untuk dijadikan lokasi pengambilan gambar,” ujar Pabian Riza, Sutradara Sitkom Kampung Kendang, saat Konferensi Pers, di Domba House Lasminingrat Garut, Jalan Pataruman No 1 B, Garut.

Judul “Kampung Kendang” diambil dari kata Kendang, merupakan salah satu alat musik tradisional sunda yang memiliki suara dinamis. Terlebih lokasi pengambilan gambar di Kampung Cilame, Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kapupaten Garut, kulturnya sangat menyerupai dengan istilah “Kendang”.

“Suara kendang kan dinamis, perkampungan yang dijadikan lokasi pengambilan juga sangat dinamis. Bahkan bisa disebut Sitkom Kampung Kendang merupakan sinetronnya urang Garut,” papar Pabian.

Pemain sinetron kampung kendang saat ditanya wartawan

Dia juga menyebutkan, dengan adanya sinetron Kampung Kendang ini, jelas, seluruh destiniasi wisata di Garut dan budaya akan terangkat seluruhnya, sehingga akan berpengaruh terhadap sektor perekonomian Kabupaten Garut.

Sitkom Kampung Kendang, lanjut Pebian, tayang perdana bertepatan dengan waktu Hari Jadi Kabupaten Garut ke-204. Yang mana bisa dijadikan sebuah simbol, kebangkitan Garut.

“Mudah-mudahan karya Sitkom ini sesuai dengan tema HJG 204 Garut, yakni Mapag Abad Kadigjayaan,” harapnya.

Ditempat yang sama Yudi Nugraha, salah satu tokoh masyarakat Garut, mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih pada Aris Nugraha sebagai produsernya. Yang mana sudah mengenalkan potensi yang dimiliki Garut, dengan dibuatnya Sitkom tersebut.

”Ya, memang mulai dari Produser, Sutradara dan sebagian pemerannya merupakan orang Garut,” akunya.

Yudi juga berharap, pihak Pemerintah Kabupaten Garut, bisa mendukung dengan proses pembuatan Sitkom ini. Yang mana bisa mempasilitasi dan mempermudah dalam proses pembuatannya.

”Peran Forkopimda bisa membantu kelancaran proses pembuatannya Sitkom urang Garut ini. Secara otomatis diakui atau tidak segala potensi akan ikut terangkat baik di Jawa Barat hingga Nasional,” pungkasnya.

(Van)