Sidang Perdata Anak Gugat Ibu Kandung Di Tunda

Anak pertama tergugat

Ruang sidang pengadilan negeri garut mendadak ramai oleh tamu sidang atas kasus perdata, gugatan anak kepada ibu kansungnya, kasus tersebut menarik perhatian warga, karena jarang terjadi di kabupaten garut, bahkan kasus tersebut menyedot perhatian para aktivis dan masyarakat yang ingin menyaksikan proses sidang, yani suryanibdan handoyo. Pasangan suami istri yang merupakan anak kandung dari siti ruhayah, nekat menggugat ibunya sendirib nominal uang Rp. 1,8 Milyar.

Anak pertama tergugat

Sidang perdata gugatan yani suryani, terhadap siti ruhayah yang merupakan ibu kandung yani,saat ini adalah agenda ke 6 setelah proses mediasi, dengan majelis hakim Endratno rajamai. Proses persidangan sempat ditunda karena kondisi gaduh, Siti Ruhayah Selaku tergugat memang tak bisa hadir karena sudah tua, dan tak mampu mengikuti proses sidang, sementara penggugat yani suryani dan handoyo, diwakili kuasa hukum.

Sidang perdata anak gugatibu kandung, bermula utang piutang Asep rohendi selaku adik kandung penggugat yang meminjam uang Rp. 42.000.000,. Pada tahun 2001 lalu, namun perkara ini baru maju ke meja hijau tahun ini setelah handoyo mengancam yani suryani akan menceraikannya apabila tidak menuntut ibunya, proses mediasi dari 13 bersodara kakak dan adik pun sempat terjadi, namun sayang tak membuahkan hasil.

Eep rusdiana(49) anak ke 12 kepada sejumlah media mengatakan bahwa ” Tergugat merupakan siti ruhaya selaku ibu dari penggugat, tergugat kedua yaitu asep rohendi merupakan adik kandung keenam, penggugat pihak keluarga yang merupakan anak-anaknya mengaku, siti ruhaya selaku ibunya sebenarnya tak menikmati uang yang dipinjam dari yani suryani, ibunya hanya menyaksikan proses peminjaman, karena pada tahun 2001, proses peminjaman memerlukan saksi dan tanda tangan sang ibu, pihak keluarga lain yang membela sang ibu menilai, yani suryani dan handoyo berupaya ingin menguasai sang ibu.

Sidanglanjutan perdata piutang berbuntut gugatan anak kandung terhadap, ibu ini akan dilanjutkan pekan depan, hal itu dilakukan majelis hakim karena penggugat tak hadir untuk dimintai keterangan.

(Van)