Kampung Pulo Miliki Pesona Yang Menakjubkan, Baca Selengkapnya

0
188

Situs Candi Cangkuag Merupakan Objek Wisata Budaya di Kabupaten Garut, Situs yang beralamat di kampung Cangkuang Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut, Objek Wisata Ini memiliki luas lokasi 340,755 Ha Aksesibilitas Sudah dilayanai oleh angkutan kota dengan kondisi jalan menuju obyek wisata sudah baik dan beraspal dengan lebar 2 meter yang cukup dilewati berbagai kendaraan, Sepanjang jalan menuju lokasi tersedia berbagai fasilitas akomodasi dan rumah makan.

Situasi Kampung Polo

Prasarana Lokasi obyek ini bisa ditempuh dengan naik kendaraan umum atau bus dari Bandung – Garut. Dari Garut menuju Kecamatan Leles terdapat angkutan umum, Jalan menuju Kampung Pulo dari  jalan raya Bandung – Garut berjarak 3 Km, dengan kondisi beraspal dan dapat dilalui kendaraan tradisional delman.

Untuk dapat menyeberang menuju Kampung Pulo dapat menggunakan rakit. Serta sarana dan prasarana fasilitas lain meliputi sarana dan akomodasi termasuk berbagai cinderamata, terdapat lahan parkir yang luas, MCK, Musholla, shleter, area parkir, museum, pos tiket, tempat jualan makanan dan jajanan dan berbagai sarana yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan.

Rumah Adat Kampung Pulo

Cagar budaya Candi Cangkuang memiliki luas kawasan 340,755 Ha. Situ dan candi terletak di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles. Pola tata ruang obyek wisata ini terkonsentrasi pada suatu tempat yang pemilikannya dikuasai oleh adat dengan penggunaan sebagai permukiman, lahan pertanian, perkebunan, pariwisata dan konservasi.

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan di kawasan cagar Budaya Candi Cangkuang antara lain piknik, melihat pemandangan, memancing, berjalan-jalan, berziarah dan melakukan penelitian.

Nama cagar Budaya Candi Cangkuang berasal dari nama desa yang menjadi lokasi candi, yaitu Desa Cangkuang. Adapun nama desa Cangkuang berasal dari nama sebuah pohon yang bernama Cangkuang yang banyak terdapat di sekitar makam Embah Dalem Arif Muhammad. Konon menurut cerita Embah Dalem dan anak buahnya membendung daerah ini untuk menjadikan sebuah danau, yang kemudian diberi nama Situ Cangkuang.

Obyek wisata tersebut memiliki batas administrasi, sebagai berikut :

Utara                                 :  Kecamatan Garut Kota

Selatan                              :  Kabupaten Tasik

Barat                                 :  Kecamatan Bayongbong

Timur                                 :  Kecamatan Karangpawitan

Sumber : Disparbud Kabupaten Garut

LEAVE A REPLY