Kedatangan Habib Rizieq Sihab Ke Garut Tidak Ada Unsur Politik

1
173

Aliansi Umat Islam Garut, mengakui kegiatan Tabligh Akbar dengan penceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Al-Habib, Muhammad Rizieq Sihab, yang akan digelar pada Kamis (11/5/2017) di Lapangan Alun-alun Oto Iskandar Dinata Garut.

Merupakan kegiatan murni keagamaan, tidak ada muatan politik praktis, Ketua Panitia Pelaksan Tabligh Akbar, Cahyo Pihartono kepada sejumlah wartawan saat menggelar Konfrensi Pers di Mesjid Darul Taqwa, Jalan Raya Samarang Garut. “Kami Aliansi Umat Islam Garut, yang terdiri dari warga, seluruh pondok pesantren serta organisasi kemasyarakatan, ingin bertemu sekaligus mendengarkan ceramah Imam Besar, Habib Muhammad Rizieq Sihab, yang juga Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ungkapnya Selasa (09/05/17).

Menurutnya, kegiatan tabligh akbar yang akan melibatkan massa lebih dari 50 ribu umat Islam, baik dari Kabupaten Garut, sampai dengan luar daerah, merupakan salah satu hak umat Islam, yang tidak bisa dihalang-halangi oleh pihak lain, selama tidak melanggar hukum yang berlaku di NKRI. “Jelas kegiatan kami tidak melanggar hukum dan tetap akan menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Menyikapi adanya spanduk yang berisikan penolakan kedatangan Imam Besar Muhammad Rizieq Sihab, dirinya, menjelaskan, perbuatan yang memasang spanduk penolakan itu dilakukan oleh segelintir orang atau kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan jika dilihat dari kata-kata yang terdapat dari spanduk tersebut, bukanlah dari masyarakat Kabupaten Garut. Soalnya, kegiatan ini terselenggaran atas dukungan berbagai pihak seluruh element masyarakat serta organisasi lainnya.

“Allhamdulilah, peserta yang sudah konfirmasi dari luar daerah Garut sudah banyak, seperti Ciamis, Bandung, Bekasi, Bogor, Cilacap serta daerah lainnya,” katanya.

Bahkan rencananya, acara akan dimulai setelah sembahyang subuh akbar di Mesjid Agung Garut, kemudian dilanjutakan dengan kegiatan agama lainnya, sampai acara puncak tausiah dari Imam Besar Muhammad Rizieq Sihab, Ia juga menuturkan, kegiatan ini tidak ilegal, yang mana segala perizinan sudah ditempuh, termasuk dari pihak Pemkab Garut serta pengurus mesjid Agung Garut, telah memberikan izin untuk penyelenggaran tabligh akbar tersebut.

(ESR)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY