Hangat Menjadi Perbincangan, Ini Sisi lain dari Ajeng

Ajeung Juara Moka Dewasa 2017

Radiorugeri.com – Gelaran rutin tahunan pemilihan Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Garut 2017 yang di laksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kabupaten Garut melalui paguyuban Moka Garut, yang di gelar beberapa tahap dari seleksi, penyisihan, karantina, unjuk kabisa dan garand final, dengan dewan juri yang berkompenten sehingga menghasilkan juara terbaik.

Akhir-akhir ini ajeung menjadi buah bibir masyarakat karena prestasinya yang gemilang menyabet dua gelar sekaligus menjadi Mojang kameumeut dan juara pertama kategori dewasa di ajang Moka 2017 yang membuat Yusuf Spd Ayah dari ajeung angkat bicara, mengungkapakan rasa syukur atas prestasi yang di raih anak ke empat darinya, bahkan yusuf yang dikenal sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut dari Komisi C ketua Fraksi PKB, merasa kaget dengan prestasi yang diraih anak nya, pasalnya menurut yusuf, sehari-hari ajeung dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan kutu buku.

Ajeng Sopha Hanura saat menerima selempang Mojang Kameumeut

“saya bersyukur anak saya bisa menjadi juara di ajang mojang jajaka, awalnya saya tidak percaya bahwa ajeung ikut acara semacam ini, karena sehari-hari ajeung dikenal sebagai pribadi yang pendiam anak rumahan dan kutu buku, jarang kemana-mana hanya diem di kasur, saya kaget pas melihat ajeung tampil di panggung dan bisa menari”.

Walau begitu tambah Yusuf, dirinya akan terus suport ajeung, bahkan sebagai orang tua, tidak ada lagi kebahagiaan selain melihat anak yang sukses dan memiliki prestasi yang baik, bahkan yusuf menyuport sepenuhnya agar ajeung menjadi duta budaya dan pariwisata kabupaten Garut, yusuf merasa ajeung melengkapi kebahagiaan dalam keluarga, terlebih dirinya di Komisi C DPRD Garut, salah satunya membidangi pariwisata, sehinga merasa pas dan pasti akan di suport.

Ajeung Saat Menjadi Juara Moka kategori Dewasa dan Berfoto Bersama Kadisparbud

Ajeng Sopha Hanura (19) Juara pertama Mojang Kategori Dewasa, yang mewakili Kecamatan Karangtengah yang aktif sebagai mahasiswi Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Garut (Uniga) semester 3 mengungkapakn alasan dirinya mengikuti ajang Moka, sebagai kawula muda di Garut ajeung ingin menampilkan yang terbaik, bahkan ajeung melihat berbagai macam potensi wisata apa yang bisa diangkat di Garut sangat banyak.

“Adanya potensi panas bumi di karang tengah, mungkin jika di kelola dengan baik bisa di jadikan solusi untuk pemerintah sebagai cara meningkatkan dan menyeimbangkan ekonomi masyarakat sekitar, karena jika di kelola baik maka dampak lingkungan yang akan terjadi, bisa di tangulangi”.

Ajeng juga menambahkan dirinya memikili hoby menulis puisi atau cerpen “seni sangat suka, menulis puisi ataupun cerpen dan juga saya sedang mempelajari tarian dan kedepannya saya akan terus menggali potensi potensi diri saya untuk mempelajari kesenian kesenian Sunda lainnya, kucinya harus berani keluar dari zona nyaman dan terus kembangkan potensi lebih baik lagi”.

Mojang lulusan SDN Cintamanik 1, SMPN 1 Garut, dan SMAN 1 Garut itu, menguasai 3 bahasa, Indonesia, Inggris, Sunda dan akan mengasah talentanya untuk newakili Garut di ajang Moka Jabar (Red/Tim)