Ganda Permana : Kebangetan Pemda Garut Biarkan Warga Korban Bencana

RADIO RUGERI – Pasca Aksi unjuk rasa, yang melibatkan warga Kecamatan Cisompet Garut yang menuntut direlokasi dari daerah bencana. Namun sampai saat ini penanganannya dinilai masih jalan ditempat, padahal sudah disepakati hasil Audensi Warga Cisompet dan GMBI serta Unsur Muspida yang waktu itu diwakili Sekda Garut Iman R Ali Rahman, DPRD dan Dinas terkait termasuk BPBD.

Lokasi bencana yang terjadi mulai pukul 04.00 wib

Hal tersebut membuat Ketua Distrik GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ) Kabupaten Garut Ganda Permana Geram, Ganda mengaku Kecewa dengan pembiaran daerah bencana Cisompet yang waktu lalu sempat ramai, dengan Aksi Unjuk Rasa Ke Pemda Garut dan DPRD, Warga Cisompet dan GMBI mendesak Pemda Garut dan BPPD agar merelokasi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, (Minggu 01/09/17).

” Kami dari LSM GMBI kecewa terhadap pemerintah yang seolah tidak menggubris tuntutan kami, padahal saat audiensi sudah ada kesepakatan, tapi mana buktinya mana, jangan bohongi rakyat” Dengan nada kesal Ganda berbicara.

Pergerakan Tanah Cisompet

Menurut Ganda maslah yang sebelumnya belum selesai, sudah muncul masalah baru dengan adanya musibah longsor yang terjadi dan menimpa salah satu tokoh pengerak dalan Aksi kemarin yang menutut segera relokasi Bencana bernama Sumpena yang Juga sebagai Ketua panitia Relokasi Dusun Ciawi Desa Sindang Sari Kecamatan Cisompet.

Warga Cisompet yang tingal di pwngungsian sementara

Kepada Redaksi Ganda mengirim video Gotong Royong LSM GMBI di Cisompet Pagi ini mulai Pukul 08.00 Wib dalam hari Pancasila.

Ganda mengancam akan membawa masa lebih besar lagi, jika masih belum ada kejelasa nasib warga cisompet.
(Evan/red)