Demi Limbangan, Holil Tolak Penetapan Limbangan Sebagai Kawasan Industri

Rd Holil Aksan Umar Zein

RADIO RUGERI – Mencuatnya Kabar Bahwa Kecamatan Balubur Limbangan akan dijadikan kawasan industri oleh pemerintah Kabupaten Garut, mendapat tantangan keras dari Ketua Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM GATRA) Rd H Holil Aksan Umar Zein yang juga Balon Bupati Garut pada pilkada serentak, Senin (02/10/17).

Holil mengungkapkan alasan pihaknya menolak kewenangan pemerintah tersebut dengan tujuan keutuhan Limbangan sebagai tonggak awal keberadaan Garut, seharusnya justru harus diperhatikan lebih oleh Pemerintah Garut sebagai Kecamatan yang memiliki sejarah besar berdirinya Kabupaten Garut dan pusat kajian Keagamaan serta titik keberadan Islam di Garut.

“Harusnya dijadikan sentral kebudayaan bukan malah dikubur dengan didirikan pabrik-pabrik besar, garut utara harus dipelihara sebagai kota sejarah berdirinya Kabupaten Garut, bukan dirusak malah jadi kawasan Industri yang direncanakan Pemda,” Tegas Holil.

Secara pribadi dan kelembagaan holil menantang Bupati Garut untuk memperdebatkan arah dan tujuan serta niat apa yang ada di Pemda hingga mau merusak tatanan sejarah Limbangan dengan dijadikan kawasan industri, tanpa melihat faktor keberadaan sejarah awal keberadaan Garut yang berpusat di Limbangan.

“Saya ingin legalitas tandatangan tokoh agama limbangan di verifikasi jangan-jangan itu absen kawinan, sampai kapanpun saya tidak akan setuju limbangan jadi kawasan industri,”

Holil berjanji, untuk keutuhan Limbangan sebagai kota sejarah, kota santri dan pusat kebudayaan kerajaan Di Garut, dirinya akan mempertahankan dan berjuang demi wilayah Limbangan yang ingin di jadikan wilayah industri oleh Pemda Garut.
(Yusef)