Ibunda Ketua DPC SI Kabupaten Garut Meninggal Dunia, Warga SI dan Alumni Pesantren Al- Hidayah Berduka

Ratusan Masa yang hadir dalam pemakaman Almarhumah HJ. Sopiah binti H. Subki Istri Dari Pendiri Syarikat Islam Kab. Garut KH. Komarudin Bin H. Bakri
RADIO RUGERI – Berita duka datang dari warga SI, telah pulang ke rahmatullah HJ. Sopiah binti H. Subki Istri Dari Pendiri Syarikat Islam Kab. Garut KH. Komarudin Bin H. Bakri Sekaligus ibunda dari KH Atep Wahid kosim Ketua DPC (SI) Syarkat Islam Kabupaten Garut, selasa (16/6/18).
Alm merupakan sosok panutan  tidak hanya dalam keluarga, melainkan di lingkungan masyrkat. Terutama di kaum wanita SI, perjuangannya dalam bersiar agama sangatlah gigih hingga merintis Pondok Pesantren Al-Hidayah pada tahun 1960 yang berlokasi di Kampung Pasirmuncang Desa Cintarakyat Kecamatan Samrang. hingga saat ini pesntren tersebut terus berkembang pesat dengan jumlah Ribuan Alumni.
HJ. Sopiah binti H. Subki Istri Dari Pendiri Syarikat Islam Kab. Garut KH. Komarudin Bin H. Bakri
Hj Sopiah meninggalkan putra dan putri diantaranya : 1.H. Iis Siti Hajar 2. KH. Usep 3.KH. Aceng Ishak 4. KH. Atep Moch Wahid khosim 5.H. Euis Nuraini 6.KH. Asep Burhanudin 7.Ust. Ahmad Nurjaeni 8. Hj. Noneng Arifah 9. Eneng Siti Jenab 10. Siti Maryam dan Meninggalkan 45  Cucu.
Lutfi Arsyad sebagai Cucu Hj. Sopiah saat di temui sempat meneteskan air mata. Ia mengatakan bahwa sosok almarhumah, tidak hanya seorang nenek baginya namun almarhumah adalah seorang guru tauladan. Bagi semua orang. Bahkan sebelum  Hj. Sopiah mengehmbuskan nafas  terakhirnya sempat mengatakan pada seluruh keluarga agar. Tidak lupa untuk ngaji dan bersedekah.
“Semasa hidup sosok almarhumah sangatlah menjadi panutan bagi anak-anaknya beliau banyak mengajarkan serta membimbing kami terutama dalam mengajarkan kami ngaji, hingga almarhumah mendidik kami di pasantren dengan keadaan ekonomi yang sederhana,”ujarnya.
Bahkan ketulusan yang luar biasa terpancar dari diri almarhumah Ungkap KH. Atep kosim wahid di usai berdoa.
(Yoga Pamungkas/van)