Bertani dan Penciptaan Ruang Idealisme

Sejujurnya sulit kiranya mengurai tema yang dibuat, cukup menggelitik, mencoba untuk mengurai dari pengalaman bertemu warga dan bertukar informasi segala dinamika yang ada.

Bertani, tidak hanya sekedar memiliki lahan yang subur, kemauan bertani yang kuat dan peralatan yang lengkap lebih dari itu, petani harus memiliki sumber daya untuk memahami keseimbangan ekosistem yang ada di area pertanian, sehingga hasil pertanian optimal.

Idealisme bertani merupakan intisari yang saya tangkap dari bercakap-cakap dengan warga desa, dan saya mencoba membahasakan dengan idealisme bertani, kalo kita cari dari kamus besar bahasa indonesia melalui google search engine akan kita temukan kata idealisme di artikan sebagai suatu keyakinan atas suatu hal yang dianggap benar oleh individu yang bersangkutan dengan bersumber dari pengalaman, pendidikan, kultur budaya dan kebiasaan. Idealisme tumbuh secara perlahan dalam jiwa seseorang, dan termanifestasikan dalam bentuk perilaku, sikap, ide ataupun cara berpikir.

kiranya kita butuh manusia pembelajar yang akan terus mau menumbuhkan semangat kerja keras dan semangat belajar untuk memperoleh ilmu yang dibutuhkan dalam mengolah alam, Bertani bukanlah soal hasil pertanian yang melimpah dari satu periode bercocok tanam tapi bertani adalah soal tanggungjawab terhadap keseimbangan ekosistem dalam mengolah alam untuk lahan pertanian

Idealisme bertani akan jadi taruhan dimasa yang datang, ketika pengelolaan alam untuk lahan pertanian tanpa mempertimbangkan keseimbangan ekosistem, Bergitu kira kira tangkapan saya terhadap cakap-cakap dengan petani, sesuangguhnya kita butuh political will dari pemerintah untuk menyelamatkan lahan pertanian dan masa depan keseimbangan ekosistem kita.

Penulis : SULAIMAN, ST. (KETUA BIDANG KAHMI DAERAH GARUT)